Ia lahir dari ketiadaan akal sehatmu pada kesadaran tentang perbedaan, yang kemudian tumbuh subur oleh ketidakmampuanmu memahami pengalaman.
Kau melihat sebuah dunia yang kecil.
Tak banyak pilihan yang kau tau ada. Semakin kau coba lihat, semakin sempit penglihatanmu. Batasan yang secara sadar kau biarkan ada, mengendalikan arah pandangmu tanpa kau sadari.
Memperkecil kemungkinan hal-hal lain itu akan menjadi baik, karena di keburukannya kau temukan kebenaran.
Aku harap kau tahu itu semu.
Leave a comment