Perjalanannya dimulai denganmu,
suatu hari, di akhir tahun.
Wajahnya sebelum ini menggusarkanmu,
setiap kata menjadi senjata
dan aku adalah sasarannya.
Apa gunanya?
Mengapa menyerahkan diri,
pada segala yang tidak berarti,
lalu kehilangan segala
yang seharusnya?
Jadilah kini ia tumbuh,
terpisah darimu,
menjadi dirinya sendiri,
kau dan aku,
menjadi titik-titik gelap, berhamburan.
Mati.
Leave a comment