Oh, Kau

Kecewa itu adalah awal bagi kebencian yang buruk.

Kau tahu, bahwa menjanjikan seseorang adalah berarti menanamkan sebuah harapan? Apa kau tahu bahwa harapan adalah sesuatu yang begitu rapuh namun berpura-pura memberikan kekuatan? Bisa kau bayangkan bagaimana seseorang berpegangan pada kata-katamu meyakini kemungkinan yang kau katakan ada?

Lalu kemudian ketika hari tidak berjalan seperti kehendakmu, kau berhenti begitu saja.

Kau tahu bahwa apa yang kau lakukan adalah buruk. Kau bahkan berkata bahwa ini membuatmu tidak nyaman. Dan lihat betapa kesatrianya dirimu, mengungkapkan ketidaksanggupanmu pada orang yang sudah jelas hanya akan melihat kau sebagai sosok yang patut dilindungi, sedang kau tak berhutang penjelasan padanya.

Aku tahu kau tolol, hanya tidak menyangka bahwa kau setolol ini.

Leave a comment