Aku salah.
Tidak membutuhkan seharusnya bisa mempertegas pilihan.
Kukira kau sekuat itu.
Tapi kau malah kelabakan karena menerima begitu banyak, dan kau kehilangan kemampuan berjuang karenanya.
Tahu apa yang diinginkan seharusnya bisa mempertahankan prioritas.
Kukira kau sejelas itu.
Tapi kau malah jatuh di tempat yang lain, menyerah pada banyak syarat, dan melupakan mimpi yang besar dan berani.
Sadar bahwa setiap pilihan akan mengakhiri kesenangannya seharusnya membuatmu paham seberapa dingin sebuah resiko.
Kukira kau sebijak itu.
Tapi kau tenggelam dalam kenyataan milik orang lain, berharap kau dapat hidup dalam mimpi yang sama.
Kau mengecewakan.
Leave a comment