Setelah Ini, Apalagi?

Kepala lelah, dan tubuh tidak dapat memeluk dirinya sendiri.
Maka berhentilah diri pada sebuah persinggahan di depan Kehampaan.
Duduk sebentar, memandangi surga-surga buatan yang rasanya seperti di ujung dunia—berharap terlelap.

Leave a comment